Shore A dan Shore D bukan soal seberapa teliti pengukurannya, melainkan soal alat yang berbeda — dan purchase order yang cuma menulis “Shore 70” praktis tidak memberi tahu apa pun kepada pabrik. Shore 70A itu sol sepatu yang bisa Anda tekuk pakai tangan. Shore 70D itu helm proyek. Keduanya “70”, keduanya Shore, dan standar yang mendefinisikannya menyatakan terang-terangan bahwa hasil baca dari satu tipe durometer tidak bisa dikonversi menjadi hasil baca tipe lain.
Kalimat itu bukan detail teknis yang bisa diabaikan. Justru itulah alasan kekerasan menjadi salah satu penyebab paling senyap dari penolakan kiriman karet, gasket, roda, dan komponen cetakan di manufaktur ekspor: pembeli, pabrik, dan laboratorium sama-sama mengisi huruf yang hilang menurut kebiasaan masing-masing, dan tidak ada yang sadar sampai barangnya sudah masuk kontainer.
Perbedaan Kekerasan Shore A dan Shore D: Apa yang Diukur Tiap Skala
Shore A adalah skala durometer untuk material lentur: alat bermuatan pegas menekan kerucut terpancung 35° dengan ujung datar 0.79 mm ke permukaan memakai gaya 822 gf (8.05 N), lalu kedalaman jejak tekan itu dibaca pada dial 0–100.
Shore D adalah skala untuk material kaku: keluarga alat yang sama, tetapi memakai kerucut runcing 30° dan gaya pegas 4536 gf (44.45 N) — dorongan sekitar lima setengah kali lebih kuat — supaya masih bisa membedakan material yang sudah tidak terpisahkan lagi oleh Shore A.
| Shore A | Shore D | |
|---|---|---|
| Indentor | Kerucut terpancung 35°, ujung datar 0.79 mm | Kerucut runcing 30°, radius ujung 0.1 mm |
| Gaya pegas | 822 gf (8.05 N) | 4536 gf (44.45 N) |
| Dirancang untuk | Karet lunak, elastomer, plastik lentur | Karet keras, plastik kaku, TPE keras |
| Komponen tipikal | Gasket, seal, selang, sol sepatu, roda kastor lunak | Roda kastor keras, helm pengaman, fitting HDPE, PU kaku |
| Rentang baca yang berguna | sekitar 20–90 | sekitar 30–90 |
| Standar AS | ASTM D2240, Tipe A | ASTM D2240, Tipe D |
| ISO — plastik dan ebonit | ISO 868 | ISO 868 |
| ISO — karet vulkanisat / termoplastik | ISO 48-4 | ISO 48-4 |
| Tiongkok | GB/T 2411 (plastik), GB/T 531.1 (karet) | GB/T 2411 (plastik), GB/T 531.1 (karet) |
Semua yang dibahas di bawah ini adalah versi lain dari kesalahan yang sama: memperlakukan tabel itu sebagai hiasan, bukan sebagai bagian dari angkanya.
Mitos 1: “Shore 70” Adalah Spesifikasi Kekerasan
Itu rumor kekerasan, bukan spesifikasi. Tanpa huruf skala, angka 70 bisa berarti profil seal yang lunak atau plastik struktural, dan pabrik akan membacanya sesuai barang yang biasa mereka buat. Ini kesalahan paling sering sekaligus paling mahal di daftar ini, karena ia bertahan sampai ke lantai produksi — catatan gambar “karet, Shore 70” terlihat lengkap dan lolos tanda tangan tiga orang.
Tulis huruf skalanya setiap kali: di gambar, di lembar spesifikasi, di baris PO, di email. “Shore A 70” dan “70 Shore A” sama-sama benar. “Shore 70” tidak.
Mitos 2: Ada Tabel Konversi, Berarti Boleh Dikonversi
Tabel konversi Shore A ke Shore D beredar di mana-mana, dan semuanya adalah pendekatan yang dibuat dari pengukuran keluarga material tertentu. Standarnya sendiri menutup pintu ini: ASTM D2240 menyatakan bahwa geometri indentor dan gaya yang diberikan memengaruhi hasil pengukuran sedemikian rupa sehingga tidak ada hubungan antara nilai dari satu tipe durometer dan tipe lainnya.
Artinya secara praktis: tabel boleh dipakai internal untuk memeriksa masuk akal atau tidaknya pilihan material. Tabel tidak boleh dipakai untuk mengubah permintaan pelanggan menjadi hasil uji. Kalau PO menulis Shore D 45 lalu lab Anda melaporkan Shore A 95, spesifikasi itu belum terpenuhi — Anda mengukur hal yang berbeda dan menghasilkan angka yang kelihatan meyakinkan.
Mitos 3: Area Tumpang Tindih Itu Wilayah Abu-abu yang Bisa Diabaikan
Kedua skala saling tumpang tindih, dan di situlah perdebatan terjadi. Panduan dari ZwickRoell memberi aturan praktis yang dipakai kebanyakan lab:
- Hasil Shore A di atas sekitar 90 sudah berada di batas atas resolusi alat — ulangi dengan Shore D.
- Hasil Shore A di bawah sekitar 20 keluar dari batas bawah — ulangi dengan skala yang lebih lunak (Shore OO).
- Hasil Shore D di bawah sekitar 30 keluar dari batas bawah skala itu — ulangi dengan Shore A.
Roda poliuretan keras yang berada di Shore A 95 / Shore D 45 akan dijelaskan dengan dua cara berbeda oleh dua pemasok yang sama-sama jujur, dan keduanya benar. Pihak yang menentukan spesifikasi harus memilih satu skala dan bertahan di situ selama umur nomor part tersebut, termasuk di lembar inspeksi barang masuk.
Mitos 4: Ketebalan Sampel Itu Urusan Lab
Itu variabel yang mengubah hasil. Ketiga keluarga standar mensyaratkan ketebalan spesimen minimum 6 mm untuk pembacaan Shore standar. Di bawah itu, indentor ikut merasakan meja di bawah sampel dan angkanya naik.
Inilah sebabnya angka di datasheet material dan angka yang diukur pelanggan pada barang jadi sering berbeda tanpa ada yang berbohong:
- Gasket 3 mm tidak bisa diukur sesuai standar sebagai satu lapis. Menumpuk lapisan diperbolehkan, tetapi spesimen tunggal lebih disukai dan hasil baca dari tumpukan tidak identik.
- Permukaan melengkung — dinding selang, O-ring, tapak roda — juga bukan spesimen datar 6 mm.
- Pembacaan harus diambil minimal 12 mm dari tepi mana pun, syarat yang jarang bisa dipenuhi komponen kecil.
Kalau komponennya memang tidak bisa diuji sesuai standar, tuliskan itu di kesepakatan: nyatakan bahwa kekerasan diverifikasi pada pelat uji cetak dari batch yang sama, bukan pada komponennya.
Mitos 5: Hasil Baca Ya Hasil Baca
Karet merayap (creep) di bawah indentor, jadi angkanya tergantung kapan Anda melihat dial, dan ketiga standar tidak meminta Anda melihat pada detik yang sama:
| Standar | Material | Waktu pembacaan |
|---|---|---|
| ASTM D2240 | Karet, elastomer, plastik | dalam 1 s (seketika), kecuali ditetapkan pembacaan tertunda |
| ISO 48-4 | Karet vulkanisat | 3 s |
| ISO 48-4 | Elastomer termoplastik (TPE) | 15 s |
Pada kompon lunak dengan creep tinggi, hasil 1 s dan 15 s bisa berbeda beberapa poin — cukup untuk memindahkan komponen dari dalam toleransi ke luar toleransi, padahal kedua lab sama-sama mengikuti standar dengan benar. Spesifikasi kekerasan yang menyebut nilai tetapi tidak menyebut waktu tahan baru terisi dua pertiga.
Mitos 6: ASTM D2240 dan ISO 868 Adalah Uji yang Sama untuk Semua Material
Keduanya sepakat soal dua skala, tetapi berbeda soal ruang lingkup — dan di situlah pemasok yang melayani banyak pasar tersandung:
- ISO 868 mencakup plastik dan ebonit dengan Shore A dan Shore D.
- ISO 48-4 mencakup karet vulkanisat atau termoplastik.
- ASTM D2240 mencakup karet, elastomer, dan plastik sekaligus, dengan dua belas tipe durometer (A, B, C, D, DO, E, M, O, OO, OOO, OOO-S, R), bukan dua.
- Di Tiongkok, GB/T 2411 adalah jalur plastik dan karet keras, sedangkan GB/T 531.1 adalah jalur karet.
Jadi “diuji sesuai ISO” belum merupakan klaim yang lengkap untuk komponen karet. Pembeli Eropa yang meminta seal karet mengharapkan ISO 48-4 dan pembacaan 3 s; menyebut ISO 868 justru memberi sinyal bahwa Anda mengujinya sebagai plastik.
Seperti Apa Keterangan Kekerasan yang Lengkap
Enam kolom, satu baris, tanpa celah tafsir:
Kekerasan: Shore A 70 ±5, ASTM D2240, pembacaan seketika, pelat cetak 6 mm, 23 °C ±2 °C, rata-rata 5 kali pembacaan.
Kolom demi kolom:
| Kolom | Alasan keberadaannya |
|---|---|
| Huruf skala (A / D / OO) | Menghapus Mitos 1 sepenuhnya |
| Nilai dan toleransi | ±5 wajar untuk karet; ±3 ketat dan mahal |
| Standar | ASTM D2240 / ISO 48-4 / ISO 868 / GB/T — menentukan metode dan ruang lingkupnya |
| Waktu pembacaan | Seketika, 3 s, atau 15 s — menyelesaikan Mitos 5 sebelum muncul |
| Spesimen | Pelat atau komponen, plus ketebalannya, supaya dua lab menguji objek yang sama |
| Pengondisian dan jumlah baca | Suhu mengubah kekerasan elastomer; pembacaan tunggal menyebar |
Disiplin yang sama berlaku untuk cara angka itu sampai ke pembeli. Nilai kekerasan yang hanya hidup di lampiran PDF akan hilang; nilai yang benar-benar menghentikan pertanyaan justru ada di gambar produknya sendiri, ditempelkan pada komponen yang dimaksud — seal-nya, bukan rumahnya. Artinya keterangan itu harus dipatok ke geometri nyata yang sudah diukur pada foto, bukan diketik di caption. Itu juga yang membedakan gambar spesifikasi beranotasi dari gambar buatan AI: generator gambar akan menuliskan “70A” dengan penuh percaya diri pada komponen yang tidak pernah ia sentuh, dan pembeli tidak punya cara untuk mengeceknya. Aturan yang mengatur keterangan kekasaran permukaan Ra dan Rz juga berlaku di sini — parameter, nilai, dan metodenya berjalan bersama atau tidak berarti apa-apa. Untuk tata letak yang menjaga semuanya tetap terbaca dalam satu gambar, lihat format diagram spesifikasi industri.
Checklist spesifikasi kekerasan
- Huruf skala tertulis di setiap dokumen (gambar, PO, lembar spesifikasi, laporan uji)
- Standar disebutkan, dan cocok dengan kelas materialnya (karet atau plastik)
- Waktu pembacaan dinyatakan (seketika / 3 s / 15 s)
- Rentang toleransi ditulis, bukan diasumsikan
- Spesimen uji ditentukan: komponen atau pelat, ketebalan ≥ 6 mm, jarak ke tepi ≥ 12 mm
- Jumlah pembacaan dan suhu pengondisian disepakati
- Tidak ada konversi antarskala di seluruh rantai penerimaan barang
- Nilai kekerasan muncul di gambar produk, di sebelah komponen yang berlaku
Sekalian periksa juga baris toleransinya: rentang kekerasan dan rentang dimensi gagal karena alasan yang sama, seperti dibahas di toleransi dimensi produk.
FAQ
Apa perbedaan Shore A dan Shore D?
Shore A dan Shore D adalah dua skala durometer berbeda di dalam standar yang sama. Shore A memakai kerucut terpancung 35° di bawah gaya 822 gf dan mengukur material lentur; Shore D memakai kerucut runcing 30° di bawah gaya 4536 gf dan mengukur material kaku. Keduanya alat terpisah dengan indentor terpisah, bukan dua tingkat zoom dari satu skala.
Bisakah Shore A dikonversi ke Shore D?
Secara resmi tidak. ASTM D2240 menyatakan tidak ada hubungan antara hasil baca dari tipe durometer yang berbeda. Tabel konversi perkiraan memang ada dan berguna untuk memilih material, tetapi tidak sah untuk membuktikan kesesuaian terhadap kekerasan yang dipersyaratkan.
Shore 70A setara berapa di Shore D?
Tidak ada kesetaraan menurut standar. Shore A 70 adalah elastomer yang cukup lunak — khas banyak seal dan sol sepatu — dan berada jauh di bawah rentang berguna durometer Shore D yang baru mulai sekitar 30 D. Jawaban satu angka mana pun yang Anda temukan adalah perkiraan untuk satu keluarga material, bukan konversi.
Apakah ASTM D2240 sama dengan ISO 868?
Keduanya beririsan tetapi tidak sama. ISO 868 mencakup plastik dan ebonit pada skala Shore A dan D; karet punya jalur ISO sendiri di ISO 48-4 dengan pembacaan 3 s. ASTM D2240 mencakup karet, elastomer, dan plastik dalam satu standar dan mendefinisikan dua belas tipe durometer. Untuk komponen karet yang dijual ke Eropa, ISO 48-4 adalah rujukan yang diharapkan pembeli.
Berapa tebal sampel yang dibutuhkan untuk uji kekerasan Shore?
Minimal 6 mm. Spesimen yang lebih tipis terbaca lebih keras karena indentor ikut merasakan permukaan penopang. Lapisan boleh ditumpuk untuk mencapai ketebalan itu, tetapi spesimen tunggal lebih disukai, dan pembacaan harus diambil minimal 12 mm dari tepi.
Sumber dan Referensi
- CCSI — Informasi dasar pengujian durometer (geometri indentor ASTM D2240, gaya pegas, aturan pembacaan, tidak ada hubungan antartipe)
- ZwickRoell — Uji kekerasan Shore: ISO 868, ISO 48-4, ruang lingkup ASTM D2240, rentang dan waktu pembacaan
- Intertek Testlopedia — Kekerasan Shore ASTM D2240
- Industrial Physics — Gambaran umum pengujian ASTM D2240
- Perpustakaan Standar Digital Nasional Tiongkok — GB/T 2411-2008, plastik dan ebonit, kekerasan indentasi (kekerasan Shore)
